Blokir Hormon Pemicu Kebotakan

Blokir Hormon Pemicu Kebotakan

Blokir hormon pemicu kebotakan rambut dapat banyak peluang pemrakarsanya, dimulai dari masalah hormon, penuaan, depresi, infeksi di kulit kepala.

Efek penyembuhan (terhitung kemoterapi dan radioterapi), modifikasi rambut yang tiak pas, masalah kekebalan, kegarangan, kurang gizi, dan lain-lain.

Pengatasan atas kerontokan berlebihan ini dapat beragam, bergantung sangkaan pemicunya. Jika benar-benar di rasa perlu, dapat maka memang dokter akan memberi resep beberapa macam obat, terhitung obat hormonal sama seperti yang Anda sebut. Tetapi, bila diperhitungkan lain pemicunya, pasti dapat berlainan kembali pengatasannya.

Blokir Hormon Pemicu Kebotakan, DHT

Terkait dengan pertanyaan Anda, apakah sudah Anda kontrol keluh kesah Anda ke dokter? Kalau sudah, seperti apakah hasil ringkasan dokter berkaitan keadaan Anda? Apa murni masalah hormon yang mencetuskan keluh kesah Anda? Apa ada pengatasan spesifik yang dokter sarankan?

Menangani kerontokan berlebihan dapat Anda kerjakan secara cara-cara berikut ini:

  • Tingkatkan kesehatan kulit kepala, terhitung dengan:

– Cuci rambut 1-2 hari sekali dengan sampo anti rontok, lalu basuh sama air bersih
– Tidak berganti penutup kepala asal-asalan sama orang lain
– Tidak asal-asalan melakukan modifikasi rambut

  • Kelola depresi dengan arif
  • Makan semakin banyak makanan kaya zat besi, kalsium, zink, sulfur, vitamin C, vitamin D, dan sumber nutrisi yang lain bagus untuk memberikan nutrisi rambut dan kulit kepala
  • Minum 2-3 liter air satu hari
  • Disiplin jalani pola hidup sehat, terhitung dengan beristirahat cukup, teratur olahraga, hindari rokok dan narkoba

Teh hijau, menurut banyak literatur, memiliki kandungan kaya anti-oksidan, yang dapat menolong jaga hormon-hormon pada tubuh supaya masih imbang. Namun, berapa efisien teh hijau ini dalam menangani kerontokan, sampai sekarang sedikit riset yang mengetesnya.

Seharusnya, jika Anda memiliki masalah dengan kerontokan, dan tidak lebih baik dengan cara pengatasan alami seperti disebut sebelumnya, kontrol langsung diri Anda ke dokter atau dokter kulit agar diatasi selanjutnya ya.. Saat sebelum memeriksa diri ke dokter, benar-benar tidak dianjurkan konsumsi sembarangan obat atau ramuan apa saja untuk kebaikan Anda sendiri.

Siapakah yang tidak terguncang menyaksikan jumlahnya lembaran yang terlibat di jemari atau sisir saat menyisir rambut, atau di penutup aliran air kamar mandi. Ya, rambut rontok benar-benar kerap membuat cemas.

Bersamaan pertambahan umur, lelaki atau wanita sama hadapi satu hormon yang namanya dihidrotestosteron (DHT). Hormon ini ialah biang kerok dibalik rambut rontok.

Permasalahannya, badan dengan alamiah akan mengganti 5 % testosteron jadi DHT. Menurut riset di Amerika Serikat (AS) yang termuat dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, badan dengan alamiah mengganti 5 % testosteron jadi DHT dengan kontribusi enzim 5 alfa-reduktase type I dan II.

Oleh karenanya, memblok enzim itu ialah strategi khusus dalam menahan badan menghasilkan DHT yang membuat kepala “meranggas” bak pohon pada musim luruh! Nah, tulis, nih, berikut daftar minuman dan makanan yang perlu kamu konsumsi untuk menahan DHT dan kebotakan awal.

  1. Teh hijau

Salah satunya minuman teh terkenal di dunia, teh hijau diproses dengan dikukus hingga daun teh tidak alami oksidasi dan senyawa alami dari daun teh hijau selalu terlindungi.

Satu dari senyawa alami yang bermanfaat dari daun teh hijau ialah epigalokatekin galat (EGCG). Bermacam penelitian terbaru memperlihatkan manfaat EGCG dalam teh hijau untuk jantung, otak, dan berat tubuh. Rupanya, EGCG pada teh hijau bermanfaat untuk menahan kebotakan!

Hal itu karena EGCG membuat perlindungan folikel rambut dari kerontokan karena DHT. Menurut eksperimen pada di Korea Selatan yang termuat dalam jurnal Annals of Dermatology tahun 2016, EGCG menahan pembangunan DHT dengan mengganti kandungan RNA mikro pada sel dermal papilla manusia.

Namun, kekurangan EGCG dalam teh hijau ialah kerancuan studi yang menyambungkannya dengan penjagaan kebotakan. Malahan, beberapa studi cemas konsumsi EGCG akan serang hati. Oleh karenanya, perlu studi selanjutnya tentang konsumsi EGCG pada teh berbentuk cair atau suplemen dan efeknya.

  1. Minyak kelapa

Diproses dari daging buah kelapa, minyak kelapa adalah minyak yang direferensikan untuk mengolah sebab tidak remuk meskipun di api besar. Disamping itu, minyak kelapa bisa dipakai dalam perawatan kecantikan, kulit, kesehatan, sampai rambut!

Menurut studi di AS dalam Journal of the American College of Nutrition tahun 2019, minyak kelapa kaya lemak karena trigliserida rantai sedang (MCT), khususnya asam laurat. Perlu dicatat, asam laurat dalam minyak kelapa mendesak produksi DHT dalam uji coba tabung reaksi dan eksperimen hewan dengan konsumsi oral.

Namun, kekurangan dari riset ini ialah kurangnya riset pada manusia. Hal itu karena riset hewan dan manusia bisa mempunyai hasil yang lain.

  1. Bawang dan makanan kaya kuersetin

Memiliki kalori rendah, bawang mempunyai kandung anti-oksidan tinggi namanya kuersetin. Dalam tes pra-klinis di Jerman dalam jurnal Life Sciences tahun 2010, kuersetin dipastikan bisa mendesak produksi DHT, bersama-sama dengan enzim 5 alfa-reduktase dan depresi oksidatif.

Kecuali bawang, penelitian di AS dalam jurnal Nutrients tahun 2019 menguraikan bahan kaya kuersetin yang dapat kamu konsumsi ialah:

  • Sayur-mayur seperti kale, bayam, brokoli, adas atau fennel, dill, dan asparagus.
  • Cabai merah.
  • Buah apel, anggur, ceri, jeruk, cranberry, blueberry, dan raspberry.
  1. Kunyit

Dalam sajian Asia, terhitung Indonesia, kunyit kerap dipakai berbentuk utuh atau bubuk. Menurut riset di AS yang termuat dalam jurnal “Foods” pada 2017, kunyit mempunyai faedah meliputi kurangi merasa sakit karena radang persendian, mendesak kandungan cholesterol, dan percepat pemulihan badan setelah melakukan aktivitas berat.

Beberapa efek kesehatan itu khususnya tiba dari senyawa aktif kurkumin pada kunyit. Menurut studi pra-klinis di Jepang yang termuat dalam jurnal Cancer Science tahun 2018, sama dengan kuersetin, kurkumin mendesak produksi DHT dengan memblok rutinitas enzim 5 alfa-reduktase.

  1. Biji labu

Buah yang kerap dihubungkan dengan Halloween ini rupanya mempunyai biji yang memiliki nutrisi tinggi; memiliki kandungan zat besi, seng, magnesium, dan anti-oksidan. Disamping itu, biji labu rupanya diketemukan bisa memacu perkembangan rambut untuk kaum pria. Hal itu karena biji labu mendesak produksi DHT dengan memblok enzim 5 alfa-reduktase.

Menurut studi sepanjang 24 minggu yang menyertakan 76 pria di Korea Selatan, onsumsi suplemen minyak biji labu dengan jumlah 400 mg setiap hari tumbuhkan rambut secara berarti. Ini tercantum pada jurnal Evidence-Based Complementary and Alternatife Medicine tahun 2014.

  1. Edamame

Adalah kacang kedelai muda yang terbungkus kulitnya, edamame bisa dicicipi selaku makanan pembuka atau cemilan. Kaya protein dan serat, rupanya edamame mempunyai kandung isoflavon, senyawa nabati yang bisa menghalangi produksi DHT dengan menahan rutinitas enzim 5 alfa-reduktase.

Menurut satu riset sepanjang enam bulan yang termuat dalam Journal of Nutrition tahun 2007, konsumsi isoflavon dan protein kedelai diketemukan bisa kurangi kandungan DHT. Tetapi, bermacam riset mengutamakan jika isoflavon dan protein kedelai perlu dimakan secara besar untuk nampak manfaatnya.

Dengan menahan alterasi testosteron jadi DHT melalui enzim 5 alfa-reduktase, karena itu permasalahan kebotakan awal juga bisa ditangani. Hal itu dapat dikerjakan dengan konsumsi konsumsi kaya anti-oksidan dan bermacam senyawa untuk memblok produksi DHT sebab enzim 5 alfa-reduktase.

Kecuali DHT, kekurangan mineral dan vitamin disebutkan jadi pemicu rambut rontok, khususnya biotin dari vitamin B dan protein, seng, besi, vitamin C, dan vitamin A yang menambahkan perkembangan ketebalan lembar rambut. Jadi, yakinkan dahulu yang mana kamu perlukan!

Itu minuman dan makanan yang bisa kamu konsumsi untuk menahan kebotakan awal dan rambut rontok karena kelebihan DHT. Tetapi, perlu kamu kenali beberapa bahan minuman dan makanan itu mempunyai efek bila dimakan kebanyakan. Jadi, kenali dahulu keperluan dan ukuran yang pas untuk menahan efek yang tidak diharapkan

Untuk berbagai informasi kesehatan lainnya bisa langsung mengkunjungi halaman situs https://psikologonline.org