Panduan Menjaga Kesehatan Hati

78 Panduan Menjaga Kesehatan HatiPanduan Menjaga Kesehatan Hati bisa kalian ikuti untuk menghindari gangguan hati yg bisa menyebabkan kematian jika tidak diobati.

Hati adalah salah satu organ tubuh yang penting sekaligus menjadi salah satu organ dalam yang memiliki ukuran paling besar. Jika terjadi masalah dalam hati kita, maka biasanya akan terasa nyeri pada bagian hati.

SEbelum informasi tentang cara memelihara kesehatan organ hati, kita wajib mengetahui hal-hal penting yang ada pada hati di dalam tubuh kita. Baca juga artikel kami lainnya tentang Manfaat liburan untuk Mental Dan Kesehatan

Panduan Menjaga Kesehatan Organ Dalam Hati

Organ hati punya lebih dari 100 fungsi dalam mengatur keseimbangan badan. Kemampuan hati untuk multitasking membuat organ ini termasuk organ yg paling sibuk dalam badan selain otak, jantung dan ginjal. Nah, apa aja tugas si sibuk hati?

1. Pelindung badan dan ‘mesin’ pembuangan racun (detoksifikasi)

Hati bermanfaat sebagai pelindung badan dari bahaya. Dalam organ ini, berbagai Tipe racun, sisa obat, alkohol, dan bahan berbahaya yg diproduksi badan diubah menjadi zat yg netral, sehingga menjadi unsur yg bisa diterima oleh organ lain.

Hati mengubah senyawa limbah dan juga racun untuk di olah ke dalam empedu dan juga urin, hati juga berperan sebagai pembersih darah dari senyawa racun dari dalam tubuh. Aneka senyawa tersebut di keluarkan dari ginjal ke dalam usus. Hal ini disebut detoksifikasi.

2. Pabrik serbaguna

Organ Tubuh Hati bertugas sebagai penghancur sel darah merah yg sudah tua. Sel darah merah yang umurnya sudah 120 hari akan di tempatkan ke dalam hati dan di leburkan karena sel darah tersebut sudah tidak cocok untuk tubuh kita.

Hati akan memecah sel darah merah yg sudah tua dan mengubah hemoglobin yg membawa oksigen di dalam sel darah merah menjadi bahan baku empedu.

Hati menghasilkan empedu sekitar 1 liter per hari. Jumlah tersebut akan disalurkan ke dalam kantung empedu untuk keperluan selanjutnya. Nantinya, empedu ini akan dikeluarkan melalui usus untuk membantu proses pencernaan hidangan.

Selain itu, Organ tubuh hati juga mempunyai fungsi sebagai pengendali kadar asam amino. Asam amino berperan dalam produksi protein yg nantinya akan berguna untuk memperbaiki jaringan dalam badan.

3. Pengatur lalu lintas badan

Zat hidangan yg telah dicerna oleh usus halus akan bergerak menuju hati sebagai “pool center”. Hati berperan untuk membuat, menyimpan, dan mendistribusikan senyawa gula ke semua bagian di dalam tubuh.

Dalam hati, glukosa disimpan sebagai glikogen. Gilikogen di dalam hati hanya akan muncul jika di perlukan di dalam tubuh.

Hati juga mengawasi kadar kolesterol dalam darah, mengolah, dan memproduksinya sebanyak yg dibutuhkan. Pembuatan kolesterol dari asam asetat dilakukan di dalam hati.

Begitu pun dengan lipoprotein plasma, kendaraan yg mengangkut trigliserida juga dibuat di dalam hati.

4. Sebagai pengolah vitamin dan imunitas badan

Hati mempunyai fungsi dalam pengolahan vitamin, terutama vitamin D. Vitamin D akan di aktifkan melalui proses yang terjadi di dalam hati dan juga ginjal.  Hati juga mempunyai sel yg bertugas sebagai sentral sistem imun bernama Sel Kuppffer.

Sel Kupffer meliputi 15% dari massa hati serta 80% dari total populasi sel imun badan.

Sel tersebut sangat penting dalam menanggulangi serangan bakteri, virus, dan kerusakan lain yg berasal dari luar badan. Hal ini penting dalam melawan infeksi.

Cara menjaga kesehatan organ hati

Ada banyak cara sederhana yg bisa dilakukan untuk menjaga hati kita. Kita tentu tidak mau segudang fungsi hati tersebut kacau bila mengalami gangguan.

Banyak gangguan hati yg bisa kita cegah dengan langkah yg mudah. Apa saja yg bisa lakukan? Berikut langkah-langkahnya.

1. Vaksinasi sejak dini

83 Vaksinasi sejak diniHepatitis, Tipe peradangan hati, bisa dicegah dengan pemberian vaksin sejak dini. Seperti vaksin hepatitis B yg diberikan sejak bayi lahir dan dilakukan dalam beberapa tahap. Begitu pun vaksin hepatitis A yg bermanfaat mencegah terjangkit gangguan tersebut.

Maka dari itu, vaksin hepatitis itu penting. Bawalah bayi dan anak Kalian ke dokter atau sarana kesehatan setempat seperti Posyandu untuk mendapatkan vaksinasi secara teratur.

2. Minum air yg banyak

Air membantu menghilangkan racun dan membantu kelancaran proses penyerapan terhadap nutrisi penting. Meminum air dalam jumlah yg diperlukan juga bisa membantu menghilangkan efek samping selama pengobatan atau terapi.

Tetapi perlu juga diperhatikan, apabila Kalian sudah mengalami sirosis yaitu hati yg mengalami pengerutan, Kalian disarankan untuk mengurangi minum air agar badan Kalian tidak mengandung terlalu banyak cairan.

3. Makan hidangan bergizi

Pengaturan hidangan, baik secara Tipe dan jumlah yg tepat, bisa membantu hati untuk mengatur lalu lintas metabolisme dengan baik. Selain itu, kita pun membantu meringankan kerja hati. Lemak di dalam hati akan mengatur jumlah lemak beserta karbohidrat yang kita santap.

4. Hindari alkohol

Alkohol bisa menyebabkan pengerutan hati atau sirosis. Dalam jangka panjang, alkohol juga bisa menyebabkan kanker hati. Oleh sebab itu, hindari makan alkohol demi kesehatan hati kita.

5. Hati-hati dalam memakan obat

Seperti yg telah dibahas di atas, hati bermanfaat untuk mengubah zat obat menjadi aktif atau netral. Banyak obat yg dijual bebas yg bisa menjadi racun bagi hati bila dikonsumsi berlebihan dan tanpa aturan yg jelas.

Hati-hatilah dalam memilih obat atau suplemen. Hal tersebut akan memperberat hingga merusak kerja hati. Oleh sebab itu, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Kalian, sebelum memulai terapi atau memakan suplemen tertentu.

6. Hindari zat beracun

Kalian dapat saja terpapar zat beracun saat melakukan aktivitas tertentu seperti membersihkan rumah. Pasalnya beberapa produk pembersih dan aerosol mengandung bahan kimia yg berbahaya. Bila Kalian harus menggunakannya, pastikan ruangan yg sedang dibersihkan berventilasi dan jangan lupa gunakan masker.

7. Lakukan hubungan seks yg aman

Jangan salah, gangguan hepatitis B juga dapat menular lewat hubungan seksual. Terutama bila Kalian atau pasangan belum divaksin, melakukannya tanpa pengaman, dan sering bergonta-ganti pasangan.

Maka dari itu, gunakanlah pengaman agar terhindar dari risiko penularan gangguan ini. Begitulah berbagai cara yg dapat dilakukan untuk memelihara kesehatan organ hati Kalian. Jangan ragu untuk segera periksa ke dokter bila Kalian mulai merasakan keluhan di sekitar hati.

Penyebab gangguan Hati

Tanpa disadari, banyak kebiasaan sehari-sehari yg bisa memicu terjadinya gangguan pada hati ataupun gangguan hati. Kebiasaan-kebiasaan dan pola hidup tersebut di antaranya:

Terlalu banyak memakan zat gula

Hati membutuhkan fruktosa, yaitu salah satu Tipe gula, untuk memproduksi lemak. Tetapi jika terlalu banyak memakan gula olahan dan pemanis buatan dari sari pati jagung dengan kadar fruktosa tinggi. Maka bisa menyebabkan penumpukan yg berisiko menyebabkan gangguan hati. Bahkan pada orang yg tidak mempunyai kelebihan berat badan sekalipun. Tipe gula ini umumnya terdapat pada minuman soda, permen, dan kue manis. Penelitian menemukan, bahaya akibat terlalu banyak memakan gula setara dengan bahaya akibat makan minuman keras.

memakan Minuman Bersoda

Orang yg memakan minuman bersoda lebih berisiko untuk terkena perlemakan hati non-alkohol. Untuk mencegah hal tersebut, disarankan untuk membatasi makan minuman bersoda.

Lemak trans

makan hidangan yg mengandung lemak trans atau lemak jenuh bisa memicu kenaikan berat badan dan menyebabkan penumpukan lemak pada sel hati (perlemakan hati). Pada hidangan, lemak trans umumnya dijumpai pada kue, roti, ataupun hidangan kemasan yg bertuliskan partially hydrogenated pada label kemasannya.