Bukti Sekitar Infeksi Kulit Selulitis Tempat yang Terserang Dapat Diamputasi, Bahkan Kematian

Lain dengan impetigo yang disebut infeksi kulit dangkal, selulitis ialah infeksi kulit yang di sebabkan oleh bakteri. Yang melipatkan susunan kulit yang lebih dalam, yakni dermis dan jaringan subkutan.

Bukti Sekitar Infeksi Kulit Selulitis

Selulitis dapat berlangsung di seluruh anggota badan. Tetapi, kaki ialah posisi yang biasa. Merilis MedicineNet, tungkai bawah adalah posisi infeksi yang umum, khususnya di tempat tibia atau tulang kering, dituruti lengan, tempat kepala, dan leher.

Baca Juga: Penyakit Umur Lanjut Dapat Serang Anak Muda

Bakteri dapat masuk lewat cedera, guratan, atau gigitan. Kulit yang terserang infeksi bakteri akan terlihat lebam dan memeras, dan teraba hangat waktu dipegang. Kemerahan dan lebam bisa menebar ke sisi yang lain. Infeksi dapat menebar ke kelenjar getah bening dan saluran darah, dan secara cepat dapat memberikan ancaman jiwa bila tidak selekasnya diobati.

Berbagai Jenis Infeksi Kulit Selulitis Yang Harus di Perhatikan

Tidak dapat disepelekan, di bawah ini bukti-bukti sekitar selulitis yang penting kamu kenali.

  1. Bakteri Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus adalah bakteri yang tersering mengakibatkan selulitis

Selulitis dapat berasal dari bermacam jenis tipe bakteri. Tetapi, Streptococcus pyogenes (strep) dan Staphylococcus aureus (staph) adalah bakteri yang tersering mengakibatkan selulitis.

Ke-2 tipe bakteri itu adalah pemicu impetigo dan beberapa penyakit yang lain.

Strain staph yang umum dikenali selaku methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dapat mengakibatkan lepuh di kulit dan infeksi yang lebih dalam dan serius.

Bakteri Streptococcus dan Staphylococcus umumnya diketemukan di atas kulit dan selaput lendir mulut dan hidung ke orang yang sehat, dan tidak beresiko. Tetapi, waktu masuk di kulit, yang umumnya lewat cedera atau cakaran, bisa mengakibatkan infeksi.

Disamping itu, tipe bakteri yang kurang umum bisa juga mengakibatkan infeksi sesudah gigitan hewan, cedera tusuk dari sepatu yang basah, atau cedera yang terkena danau air tawar, akuarium, dan kolam renang.

  1. Beberapa jenis selulitis berdasar posisi infeksinya

Selulitis mempunyai beberapa macam berdasar posisi infeksinya. Merilis Medical News Today, beberapa jenisnye mencakup:

  • Selulitis periorbital: berkembang di seputar mata
  • Selulitis muka: berkembang di seputar mata, hidung, dan pipi
  • Jenis Selulitis payudara
  • Selulitis perianal: berkembang di seputar lubang anus
  1. Beberapa gejala selulitis

Merilis Healthline, beberapa gejala selulitis yakni:

  • Nyeri dibagian yang terserang
  • Kemerahan atau radang kulit
  • Sakit kulit atau ruam yang tumbuh secara cepat
  • Kulit kuat, mengilap, dan lebam
  • Terasa hangat dibagian yang terserang
  • Terdapat abses dibarengi nanah
  • Demam

Tanda-tanda selulitis yang lebih serius terhitung:

  • Gemetar
  • Panas dingin
  • Merasa sakit
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Nyeri otot
  • Kulit teraba hangat
  • Berkeringat

Tanda-tanda yang tampil bila selulitis telah menebar yakni:

  • Kantuk
  • Kelesuan
  • Lecet
  • Garis-garis merah
  1. Beberapa faktor resiko selulitis

Kecuali berasal dari bakteri, selulitis bisa juga dipacu oleh faktor-faktor yang lain. Merilis Medical News Today, beberapa faktor yang dapat tingkatkan resiko selulitis yakni:

  • Usia: umumnya berlangsung sepanjang atau setelah umur separuh baya
  • Obesitas: selulitis kerap berlangsung pada pribadi yang mempunyai berat tubuh berlebihan atau kegemukan
  • Masalah kaki: bengkak (edema) dan ulserasi dapat tingkatkan resiko bertumbuhnya infeksi
  • Riwayat selulitis awalnya: seorang yang pernah menanggung derita selulitis beresiko 8-20 % semakin tinggi untuk meningkatkan selulitis kembali. Menurut riset, infeksi dapat berulang-ulang seringkali dalam satu tahun
  • Paparan factor lingkungan: terhitung air yang terkontaminasi dan beberapa hewan seperti ikan dan reptil
  • Masalah kulit yang lain: menanggung derita cacar air, kutu air, abses, dan keadaan kulit yang lain dapat tingkatkan resiko bakteri masuk di pada tubuh
  • Limfedema: dapat mengakibatkan kulit lebam, yang dapat pecah, dan memungkinkannya bakteri untuk masuk
  • Kondisi lain: seorang dengan penyakit hati atau ginjal mempunyai resiko semakin tinggi meningkatkan selulitis
  • Diabetes: bila pasien diabetes tidak dapat mengurus gula darahnya secara efisien, permasalahan dengan mekanisme kebal, perputaran, atau ke-2 nya dapat mengakibatkan tukak kulit
  • Sistem kebal yang kurang kuat: seorang peluang alami selulitis bila mereka lebih tua, menanggung derita HIV atau AIDS, atau sedang jalani kemoterapi atau radioterapi
  • Masalah peredaran darah: seorang dengan perputaran darah yang jelek mempunyai resiko semakin tinggi infeksi menebar ke susunan kulit yang lebih dalam
  • Pembedahan atau luka baru: ini dapat tingkatkan resiko infeksi
  • Penggunaan obat intravena: obat suntik, khususnya dengan jarum sisa, dapat mengakibatkan abses dan infeksi di bawah kulit, dan tingkatkan resiko selulitis
  1. Selulitis dapat mengakibatkan kerusakan jaringan yang kronis (gangren) dan amputasi

Selulitis yang tidak selekasnya diobati dapat memunculkan bermacam jenis kompleksitas serius. Merilis Medical News Today dan Healthline, berikut beberapa kompleksitas yang dapat berlangsung:

  • Pembengkakan tetap: tanpa ada penyembuhan, pasien selulitis dapat alami bengkak secara tetap pada tempat yang terserang
  • Infeksi darah dan sepsis: keadaan yang dapat memberikan ancaman nyawa ini berasal dari bakteri yang masuk di saluran darah. Ini ialah keadaan genting. Tanda-tanda sepsis mencakup demam, detak jantung yang cepat, napas cepat, tekanan darah rendah, pusing saat berdiri, saluran urine menyusut, dan kulit berkeringat, pucat, dan dingin
  • Infeksi di wilayah lain: walaupun jarang-jarang, bakteri yang mengakibatkan selulitis dapat menebar dan mengontaminasi anggota badan lain seperti otot, tulang, atau katup jantung. Bila sampai berlangsung, karena itu orang itu harus selekasnya mendapatkan perawatan
  • Kerusakan jaringan yang kronis (gangren)
  • Amputasi
  • Kerusakan organ dalam yang terkena
  • Syok
  • Kematian
  1. Analisis selulitis

Dalam proses analisis selulitis, dokter akan lakukan pengecekan fisik dan kisah kesehatan pasien, dan mereferensikan bermacam test untuk tidak pedulikan keadaan yang lain yang tanda-tandanya serupa selulitis.

Beberapa test yang kemungkinan direferensikan mencakup USG pembuluh darah di kaki untuk mengetahui pembekuan darah. Disamping itu, cahaya x kemungkinan diperlukan untuk menolong tentukan apa infeksi kulit telah menebar ke tulang.

Dalam umumnya masalah, dokter tidak dapat secara detil memberitahu pasien mengenai tipe bakteri yang mengakibatkan infeksi pada pasien, sebab riset memperlihatkan bukti jika kultur kulit tidak bermanfaat. Antibiotik dapat diputuskan yang membunuh sejumlah besar tipe bakteri yang dapat mengakibatkan selulitis. Perawatan akan disamakan bila keadaan pasien tidak lebih baik.

  1. Penyembuhan dan pengatasan selulitis

Penyembuhan selulitis menyertakan pemakaian antibiotik oral sepanjang 5-14 hari. Dokter kemungkinan akan memberi resep obat penurun ngilu. Pasien dianjurkan untuk istirahat sampai tanda-tanda lebih baik.

Disamping itu, pasien dianjurkan untuk mengusung anggota badannya yang terserang semakin tinggi dari jantungnya, supaya bisa kurangi bengkak.

Selulitis umumnya akan raib dalam periode waktu di antara 7-10 hari sesudah pasien mulai minum obat yang diresepkan dokter. Tetapi, penyembuhan dapat semakin lama jika infeksinya kronis karena keadaan akut atau mekanisme ketahanan tubuh yang menurun.

Walau tanda-tanda telah lebih baik dalam hari-hari, antibiotik harus tetap diminum sampai habis sama saran dokter. Ini penting untuk pastikan bakteri sudah raib.

Bila pasien beresiko tinggi meningkatkan selulitis kembali, peluang dokter akan tingkatkan jumlah antibiotik untuk menghindarinya.

Pasien dapat menahan selulitis dengan jaga kebersihan kulitnya bila terluka atau mempunyai cedera terbuka yang lain. Tanya ke dokter bagaimanakah cara menjaga kulit yang betul sesudah alami luka, bila tidak percaya dapat melakukan secara benar.

Bila pasien alami abses, karena itu peluang perlu dikeringkan dengan operasi. Untuk operasi, pasien lebih dulu memperoleh obat untuk bikin tempat yang terkena mati rasa. Kemudian, dokter bedah akan membuat irisan kecil pada abses dan keluarkan nanah. Selanjutnya dokter bedah akan tutup cedera dengan memakai pembalut supaya bisa pulih. Pasien peluang akan memiliki sisa cedera kecil sesudah operasi.

Merilis Healthline, pasien harus selekasnya mengontak dokter, bila:

  • Tidak berasa lebih bagus dalam tiga hari sesudah konsumsi antibiotik
  • Gejala mulai lebih buruk
  • Mengalami demam

Pasien peluang perlu dirawat dengan antibiotik intravena (IV) di dalam rumah sakit bila alami:

  • Suhu tinggi
  • Tekanan darah rendah
  • Infeksi yang tidak juga lebih baik dengan antibiotik
  • Sistem kebal yang menurun karena penyakit lain

Itu jejeran bukti sekitar selulitis, infeksi kulit karena bakteri yang dapat memberikan ancaman nyawa. Bila kamu alami gejala-gejala selulitis, selekasnya kontrol diri ke dokter. Sebab, infeksi ini dapat beresiko bila salah pengatasan dan tidak selekasnya memperoleh penyembuhan. Mudah-mudahan berguna!